Selamat datang di blog ala ala ini!

Selamat datang di blog ala ala ini!

TEKNIK MENGAJAR DENGAN HATI BUKAN EMOSI









Sumber: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Sekolah_Dasar_Di_Bawah_Situjuah_Gadang_-_panoramio.jpg 

Oleh
Fajar Adinugraha, M.Pd

Mengajar itu sebuah seni. Seni itu bakat dari dalam diri. Namun, seni itu bisa dipelajari. Jadi, sebenarnya mengajar itu dapat dipelajari, jika kita mau mempelajari dengan niat dan sungguh-sungguh. Perlu direfleksikan dalam diri kita, tujuan untuk menjadi seorang guru merupakan sebuah pilihan atau tuntutan. Tugas utama guru tentunya mengajar di dalam kelas. 


Ibarat sebuah seni pertunjukan, mengajar diperlukan sebuah skenario pembelajaran yang di dalamnya memuat model atau metode pembelajaran. Model atau metode inilah yang akan digunakan sebagai skenario di dalam mengajar. Ada puluhan model pembelajaran, strategi pembelajaran, pendekatan pembelajaran dan sebagainya. Namun, terkadang hasil yang dihasilkan tidak maksimal dan tidak sesuai harapan. Ternyata, permasalahan itu terletak pada teknik pembelajaran. 


Teknik pembelajaran adalah gaya seorang guru dalam mengatur jalannya metode atau model pembelajaran. Teknik metode ceramah akan berbeda cerita jika yang melakukan adalah orang yang ahli di bidangnya dibanding dengan orang yang tidak menguasai bidangnya. Atau, orang yang sudah bertahun-tahun mengajar dibandingkan dengan guru yang baru lulus, jelaslah berbeda. Jadi, sebenarnya apapun metodenya, kuncinya terletak pada teknik mengajar yang tepat. 


Tidak ada tips yang sempurna untuk menghasilkan teknik mengajar yang tepat. Menjadi seorang guru, apalagi guru baru, tidak mungkin serta merta menemukan sebuah teknik mengajar yang dapat langsung diterima oleh siswa dan guru senior. Lalu, bagaimana sebaiknya sikap kita sebagai seorang guru agar pembelajaran bisa berjalan dengan baik? Mengajarlah dengan HATI bukan EMOSI. Apa itu mengajar dengan HATI bukan EMOSI? 


Berikut pemaparannya.


HATI terdiri dari 4 huruf yaitu: H-A-T-I

1. Hilangkan

Hilangkan disini ada 3 Hi, yaitu:


a. Hilangkan sejenak masalah pribadi

Semua orang pasti memiliki masalah dari yang kecil sampai besar. Dari yang bisa dipecahkan dalam beberapa menit, sampai berhari-hari atau berbulan-bulan. Siswa akan tahu jika guru itu sedang dirundung masalah atau tidak. Ketika guru masuk kelas, siswa sudah bisa membaca mood guru. Apabila guru sedang mendapat masalah, entah dari rumah atau pimpinan, sebaiknya lupakan sejenak. Tidak jarang, ketika ada masalah pribadi, guru akan mengajar dengan asal-asalan dan ingin marah terus. Sedikit kesalahan yang dilakukan oleh siswa selalu menjadi sorotan. Apalagi siswa yang tidak disukai oleh guru, bisa menjadi bulan-bulanan guru dan bahkan bisa mengarah ke tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh guru. 

b. Hilangkan stigma negatif siswa

Siswa memang datang dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Bahkan, rekam jejak siswa terekam jelas di laporan siswa. Ketika siswa itu banyak membuat masalah, kita langsung mengambil sikap ancang-ancang, bahwa siswa itu merupakan sumber masalah di kelas kita. Kita langsung mengambil sikap tidak suka terhadap siswa. 

Energi tidak suka terhadap siswa malah justru akan memberikan energi negatif. Siswa tersebut menjadi tidak kooperatif terhadap kita. Seharusnya, kita cari tahu sumber masalah siswa itu di mana, dan barulah kita bisa mengambil tindakan. Biasanya masalah ini berawal dari keluarga. Menurut Zeitlin (1995) dalam Andayani (2000:10), keluarga yang sehat akan memberikan kesempatan besar bagi perkembangan anak. Namun, banyak anak mengalami masalah psikologis dari dalam keluarga.


Menjauhi siswa yang bermasalah, bukanlah solusi, tapi malah menjadi petaka. Guru perlu untuk menjaga pikiran positif, agar aura positif juga terpancar di dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Memang tidak bisa dipungkiri, itu sangat sulit. Tapi setidaknya kita mengurangi stigma negatif terhadap siswa.


c. Hilangkan rasa malas

Hidup menjadi bosan menjalani rutinitas mengajar. Bahkan untuk guru yang sudah bertahun-tahun menjalani profesinya, serasa hambar mengajar begitu-begitu saja. Buatlah inovasi mengajar, paling tidak tahun ini berbeda dengan tahun berikutnya. 

Terkadang yang masih menggunakan metode ceramah dan mencatat, catatan buku siswa dari titik sampai koma sama semua dari tahun ke tahun. Saya tidak mengatakan bahwa metode ceramah itu buruk. Hanya saja, metode ceramah akan mengurangi aktivitas siswa seperti yang menjadi ciri khas kurikulum 2013, yaitu menggunakan pendekatan saintifik. Siswa diminta untuk aktif dan tidak hanya pasif. Setidaknya, ada inovasi pembelajaran sehingga ada sesuatu yang baru. Memang mungkin sedikit repot, tapi itu dapat mengurangi rasa jenuh kita dan siswa dalam pembelajaran. 


Menurut Izhar (2016:85-86), pembelajaran dengan media sangat penting. Media bukan hanya untuk mempermudah guru dan siswa tetapi bisa meningkatkan keaktifan, kreativitas, dan membuat suasana belajar jadi menyenangkan. Jadi, mulailah berkreasi dengan media yang sederhana agar pembelajaran tidak terkesan membosankan.


2. Amati

Kegiatan mengamati keadaan dan situasi merupakan kunci untuk menentukan teknik pembelajaran yang tepat. Banyak penelitian yang mengunggulkan model atau metode pembelajaran. Kemudian, kita dengan mudahnya memutuskan untuk menggunakan model atau metode pembelajaran tersebut tanpa memperhatikan kondisi sekolah dan siswa. 

Menurut Khofifah (2013: 29-30), salah satu faktor yang mempengaruhi belajar siswa adalah aktivitas belajar di dalam kelas. Siswa takut bertanya kepada guru.  Beberapa siswa tidak mampu menjalin hubungan yang dekat dengan teman sekelas sehingga aktivitas kegiatan belajar kurang maksimal. Hal ini mengakibatkan hasil belajar yang menjadi tidak maksimal. 


Metode dan model pembelajaran yang sudah ada, perlu kita telaah terlebih dahulu. Siswa akan terlihat aktif dengan metode atau model pembelajaran tertentu. Namun, perlu kita lihat apakah indikator pembelajaran juga tersampaikan dengan baik atau belum.


Contoh lain adalah penggunaan media gawai (gadget). Penggunaan gawai (gadget) dalam pembelajaran sudah makin marak dilakukan di sekolah. Namun, apakah materi yang dipelajari akan masuk ke dalam memori jangka panjang siswa? Atau hanya sebuah gengsi belaka menggunakan gawai agar tidak ketinggalan zaman. Semua ada porsinya. Jadi, kita harus mengamati terlebih dahulu kondisi siswa dan sekolah. Kita tidak bisa “memaksa” siswa dengan metode atau model yang dianggap paling bagus. 


3. Tindakan

Tindakan yang dimaksud adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Tentunya, kita perlu membuat skenario pembelajaran. Setidaknya, gunakan kertas untuk menulis apa saja kegiatan yang akan dilakukan di kegiatan pembelajaran. Lebih baik jika menggunakan RPP. Namun, menurut saya RPP sekarang terlalu berlebihan, tidak sederhana dan bertele-tele. Hal ini berakibat waktu guru terbuang habis untuk membuat RPP. Kalaupun tidak mau menggunakan RPP yang copy paste, gunakanlah kertas atau buku kecil untuk menulis inti skenario pembelajaran. 

Dengan adanya inti skenario pembelajaran, kita akan terlihat profesional dihadapan siswa. Kita tidak seperti guru yang asal masuk kelas dan bercerita ngalor ngidul tetapi materi tidak disampaikan. Bercerita merupakan teknik pembelajaran yang bagus, dan bisa diterapkan. Namun, kita juga perlu menyelipkan materi pembelajaran di dalamnya. Pembelajaran yang sesuai skenario dapat menggunakan waktu dengan efisien dan tidak mengambil jam pelajaran lain. Tidak jarang kita jumpai, guru mengambil 10-15 menit pelajaran berikutnya. 


Selanjutnya, ketika mendidik siswa SD, dibutuhkan kesabaran yang ekstra penuh. Kadang di beberapa sekolah tertentu, peran orang tua sangat besar dalam mengatur jalannya pembelajaran di sekolah. Seharusnya, sekolah juga membantu para guru agar terus berinovasi bukan malah menjatuhkan guru ketika mendapat komplain dari orang tua terutama orang tua siswa SD.


4. Ikhlas

Semua sudah dilakukan, apapun hasilnya kita perlu terima dengan ikhlas. Semua yang kita lakukan akan menjadi berkah apabila kita mampu ikhlas melihat hasil dari pembelajaran. Banyak di antara kita sebagai guru, marah-marah kepada siswa yang remedial berulang kali. Nilai dibawah KKM hampir setengah kelas. Nilai ujian nasional dibawah 50, yang mengakibatkan peringkat sekolah anjlok. 

Guru menjadi stress dan tidak berdaya seolah-olah kita tidak berhasil mendidik siswa. Mendidik siswa tidak hanya mendidik secara akademik, tapi karakter dan non akademis juga diperlukan. Kita hanya bisa memotivasi siswa agar bisa semangat terus belajar. 


Bersyukur kita masih bisa melihat siswa bersekolah, ada juga siswa yang stress sekolah karena tidak kuat menjalani pelajaran di sekolah. Tuntutan memang banyak ke depannya, tapi kita tidak bisa mengorbankan kebahagiaan seorang anak. Memotivasi boleh tapi secara wajar dan tidak berlebihan. Lakukan semua dengan ikhlas. 


Namun, kita jarang melihat HATI kita sebelum memutuskan untuk menjadi seorang guru. Kita umumnya melihat dengan EMOSI. Emosi yang dimaksud adalah emosi negatif dari diri sendiri. Emosi terdiri dari huruf E-M-O-S-I


1. Egois

Bekerja sesuai job description itu merupakan cara kerja yang profesional. Utamakan dahulu apa yang menjadi tanggung jawab kita. Namun, kita juga perlu melihat kondisi di sekolah kita.  Kita juga perlu ambil bagian untuk memecahkan masalah bersama. Egois kadang muncul ketika itu bukan menjadi beban kita. Kita bisa mengulurkan tangan kita untuk membantu teman guru yang kesusahan. Misalnya: ada masalah mengenai pembelajaran, tentunya kita bisa memberikan solusi, atau setidaknya menjadi pendengar yang baik terhadap keluh kesah teman kita. 

Atau egois adalah memaksakan kehendak kita kepada teman guru lain. Kita menganggap ide kita paling benar, sehingga teman-teman guru wajib mengikuti ide kita. Nah, yang lebih parah adalah guru membentuk geng. Janganlah kita membentuk semacam geng untuk menghancurkan teman kita yang tidak sepaham dengan kita dan hanya membantu geng kita sendiri. Namun tidak bisa dipungkiri, memang beberapa guru banyak membentuk geng. Dimana, geng yang satu bisa menghancurkan teman yang lain. Sungguh mengerikan.


2. Materi

Bekerja memang untuk mencari materi (uang). Mustahil kita bisa hidup tanpa uang. Namun, apabila kita sebagai guru selalu mengukur pekerjaan dengan uang, itu tidak baik. Ada kalanya kita perlu melihat rejeki lain selain uang agar kita tetap bisa bersyukur.

Memang kadang membuat guru jengkel karena terkadang pemimpin sekolah tidak peka terhadap keluh kesah guru. Guru dengan gaji kecil jelas akan berpikir materi (uang) agar penghasilannya bertambah. Seharusnya pemimpin sekolah memberikan semacam reward kepada guru yang berprestasi, yang sudah meluangkan waktu dan juga materi untuk sekolah. 


3. Omong kosong
Selalu tampil di depan dan memberikan arahan tetapi pada pelaksanaannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ini adalah contoh guru yang sukanya omong kosong. Menjadi seorang guru harus berpikir matang sebelum bicara dan bertindak. Karena ada pepatah klasik mengatakan “mulutmu harimaumu”. Sebenarnya untuk menjadi teladan bukanlah lewat omongan, tapi tindakan. Mulailah dari tindakan yang sederhana.

4. Sombong

Memiliki kecerdasan atau prestasi lebih di antara guru yang lain, membuat kita menjadi merasa paling hebat. Pujian demi pujian diberikan kepada kita. Namun, kita tidak sadar bahwa di luar sana ada yang lebih hebat daripada kita. Atau justru orang yang kita anggap lemah, malah memilki kecerdasan atau prestasi yang luar biasa. Ingatlah, cerita anak perlombaan antar kura-kura dan kelinci. Kesombongan akan menjadi petaka bagi kita.

5. Iri

Sikap iri muncul karena melihat orang lain lebih hebat dari kita. Kadang kita melihat rumput tetangga lebih hijau daripada kita. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa rumput itu sintetis atau tidak? Seharusnya kita bersyukur memiliki teman yang berprestasi. Ini bisa dijadikan pemicu agar kita terus berkembang. 

Kadang-kadang kita jumpai teman guru yang selalu memfitnah tentang diri kita kepada pimpinan. Atau, bahkan kita sendiri menghalalkan berbagai cara untuk menjatuhkan teman kita agar teman kita putus asa dan mundur. Sikap iri ini sebaiknya kita hilangkan jauh-jauh. Hal ini karena hanya menyita waktu dan energi kita.


Guru perlu merefleksikan sikapnya selama ini. Apabila guru tidak bisa mengajar dengan hati tetapi dengan emosi, sebaiknya mundurlah menjadi guru. Carilah pekerjaan yang sesuai minat kita. Guru tidak akan membuat kita kaya materi. Namun, profesi guru akan membuat kita mampu menjaga HATI hingga kelak ajal menjemput kita. Menjadi guru khususnya guru SD tidak mudah. Banyak tantangan baik dari dalam maupun dari luar diri kita. Sesuatu yang tidak mudah akan menjadi mudah jika kita mau mencoba dan tidak takut untuk berinovasi. Jadilah guru yang selalu mengajar dengan HATI bukan EMOSI.


DAFTAR PUSTAKA

Andayani, B. 2000. Profil keluarga anak-anak bermasalah. Jurnal Psikologi. 1 (1): 10-11).

Izhar. 2016. Skenario pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan dalam mengembangkan kemampuan siswa menulis kalimat melalui pemanfaatan media kartu bergambar. Jurnal Pesona. 2 (1): 85-86.


Khofifah, A; Sano, A & Syukur Y. 2013. Permasalahan yang disampakan siswa kepada guru bk/konselor. Jurnal Ilmiah Konseling. 2 (2) : 26-33.


Continue Reading

BUKU PERSIAPAN UNBK BIOLOGI SMA

















Buat siswa2 yang sedang galau ujian sekolah dan ujian nasional biologi. Kini sudah hadir ringkasan biologi dari kelas X-XII.. 😊😊😊 yang mau beli boleh..
Buku ini memang dibuat sesederhana mungkin sesuai kebutuhan remaja zaman now 😊😊😊 Judul buku : Prediksi
Pengarang : Fajar Adinugraha, M.Pd
ISBN : 978-602-336-481-7
viii +166 hal; 13x19 cm
Penerbit : diandra kreatif
Cetakan pertama, september 2017
#bukupersiapanun #unbiologi #unbk #unbk2018
Narahubung
Line: @fajar_purworejo
Pos-el: fadinugraha@yahoo.co.id

Continue Reading

KAI, SELALU BERARTI


















Gambar Stasiun Purworejo yang tidak difungsikan kembali

Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Purworejo_train_station_120820_0017.jpg

Naik kereta api tut tut tut, siapa hendak turut

Ke Bandung Surabaya
Bolehlah naik dengan percuma
Ayo kawanku lekas naik
Keretaku tak berhenti lama

Lagu ini diciptakan oleh ibu Soed, dan diberi judul “Kereta Apiku” (Naik Kereta Api). Lagu semasa kecil sekitar tahun 60-an ini akrab di telinga kita. Tapi yang lucu dari lagu ini adalah di baris terakhir “keretaku tak berhenti lama”. Saya tidak tahu apakah pada tahun 60-an, kereta tidak akan berhenti lama di stasiun. Namun, ini berbeda cerita ketika saya menggunakan jasa kereta api jarak jauh tahun 2000-an, keretaku malah berhenti lama di stasiun dan kadang ngaret.


Dari semuanya itu, saya tetap bersyukur karena dengan kereta api saya terbantu sekali dalam perjalanan jarak jauh. Ada juga baiknya waktu itu, tiket masih dijual untuk tiket berdiri, dan saya dapat membelinya ketika keadaan mendesak. Saya rela tidur di lantai kereta, demi sampai tujuan. Terlintas memang dipikiran saya, alangkah mengganggunya saya atas kenyamanan penumpang lain. Saya juga merasakan ketika mendapat tempat duduk di kereta dan menjumpai penumpang lain yang tidur di lantai, untuk berjalan ke gerbong restorasi atau toilet cukup susah. Namun itu dulu.


Semuanya berubah ketika bapak Ignasius Jonan memimpin PT. KAI Indonesia. Pelayanan dan fasilitas kereta api semakin membaik hingga sekarang. Pedagang asongan yang ketika kereta berhenti di stasiun selalu masuk ke gerbong, membuat was was penumpang akan keamanan barang bawaan, sudah tidak pernah kita jumpai. Toilet yang berbau sekarang sudah rapi, bersih, dan wangi. Suhu dalam kereta yang seakan membuat kita melepuh sekarang sudah tidak lagi karena dilengkapi dengan pendingin udara. Semua jendela sudah dilengkapi dengan gorden. Kepanikan ketika handphone tiba tiba low bat, sekarang tidak lagi, karena sudah dilengkapi dengan sumber listrik. Makanan di restorasi sudah lebih enak daripada sebelumnya. Pramugari dan pramugara yang ramah dan lebih rapi. Ya itu semua memang berimbas dengan harga tiket kereta yang menyesuaikan dengan pelayanan. Tapi tidak masalah bila pelayanan memuaskan dan membuat kita nyaman.


Pelayanan pemesanan tiket yang mudah kita dapatkan juga merupakan salah satu kemajuan pelayanan di kereta api. Pemesanan via daring mempermudah kita sehingga kita tidak perlu datang ke stasiun kereta untuk memesan tiket. Namun, ini berdampak dengan cepatnya tiket yang terjual habis. Seharusnya, kereta api memberikan kuota penumpang tambahan yang dijual langsung satu atau dua jam sebelum keberangkatan, paling tidak untuk satu gerbong. Ini untuk membantu pelanggan penumpang yang harus tiba-tiba pulang karena ada keperluan mendadak. Terutama, kereta jurusan jarak jauh yang keluar dari Jakarta. Saya hampir putus asa ketika diharuskan pulang mendadak. Akhirnya saya menunggu cemas di reservasi tiket website KAI, sampai menunjukkan pemesanan tersedia. Saya pernah memesan 5 menit sebelum keberangkatan dan mengharuskan saya untuk berlari ke peron stasiun agar tidak tertinggal.


Kereta api sudah memiliki pelanggan setia karena kenyamananya. Hal ini terbukti dari tiket yang terjual habis setiap weekend. Contoh saja untuk kereta tujuan Kutoarjo. Banyak orang yang memiliki tujuan ke Yogyakarta memilih untuk memesan kereta Sawunggalih atau Kutojaya kemudian melanjutkan dengan Prameks atau kereta arah Yogyakarta lainnya. Hal ini membuat penumpang dengan tujuan Kutoarjo dan sekitarnya akan kehabisan tiket. Oleh karena itu, solusinya untuk di hari jumat diberikan gerbong tambahan agar para penumpang bisa terangkut. Jujur, untuk menggunakan bis tidak senyaman dan seefisien menggunakan kereta api. 


Fasilitas ruang tunggu luar tidak sebagus faslitias ruang tunggu dalam. Beberapa stasiun tidak memiliki fasilitas ruang tunggu luar yang baik. Bahkan kita harus duduk di pinggiran luar ruang tunggu karena peraturan yang menyebutkan, bisa masuk 30 menit sebelum kereta keberangkatan. Solusinya sebaiknya, penumpang boleh masuk 90 menit sebelum keberangkatan kereta sehingga penumpang tidak menumpuk di ruang tunggu luar. 


Perubahan kelas Bisnis ke kelas Ekonomi AC memang baik, Namun, saya rasa bangku kereta Ekonomi tidak senyaman bangku kereta Bisnis. Jarak kursi juga terlalu dekat sehingga tidak membuat nyaman. Saya harap kelas kereta Bisnis tetap ada karena tidak semua orang Indonesia bertubuh pendek. Perlu diukur, jarak antar kursi karena perjalanan jarak jauh untuk kenyamanan dan kesehatan penumpang.


Tingkat kebisingan di dalam kereta juga perlu mendapat perhatian. Beberapa kereta terlalu bising dan bergoyang seperti layaknya joged dangdut. Mungkin, perlu ada penelitian bagaimana menemukan solusi yang tepat agar kereta api tidak bising dan mengganggu kenyamanan penumpang.


Kesadaran penumpang di dalam kereta juga perlu ditingkatkan. Kadang kita melihat sampah masih berceceran padahal sudah diberi kantong sampah. Ketika kita pertama masuk gerbong, kereta sangat rapi dan  bersih, namun ketika sudah 5 jam, penumpang yang tidak terdidik membuang remah-remah makanan seenaknya. Ya memang, ada petugas kebersihan yang selalu membersihkan. Tapi alangkah baiknya jika mental penumpang diubah agar tidak buang sampah sembarangan. Beberapa penumpang juga dengan seenaknya memutar lagu keras-keras sehingga mengganggu kenyamanan yang lainnya. Saya mau menegur tapi jika ditegur pasti kita dibilang sok tahu. Yah semoga generasi sekarang lebih bisa berpikir ke depan sehingga bangsa Indonesia tidak tertingal dari bangsa lain.


Itulah harapan saya untuk kereta api ke depannya. Karena kereta api memang selalu berarti bagi saya. Selalu berarti. Selalu Bersih Aman Ramah Tepat Waktu dan Inspiratif.









Continue Reading

PESONA WISATA PURWOREJO BERIRAMA (BUMI PAHLAWAN YANG MENAWAN TAPI BANYAK DILUPAKAN)


Purworejo nan bersih indah, rapi makmur serta aman,,, kota para pahlawan kita putra bangsa nan utama,,,,” . Sebuah penggalan syair lagu karangan Antonius Adisutjipto ini menggambarkan pesona kabupaten Purworejo yang sesungguhnya. Sebuah kabupaten kecil di barat Yogyakarta, yang menyimpan sejuta sejarah dan pesona wisata yang terlupakan. Sebuah kabupaten yang bahkan ribuan tahun lebih tua berdiri sebelum republik ini diproklamirkan. Prasasti kayu arahiwang menjadi dasar berdirinya kabupaten yang hingga saat ini tetap damai dan aman sehingga mendapat julukan sebagai kota pensiun. 


Mengupas tentang kabupaten Purworejo sangatlah erat dengan peristiwa sejarah bangsa ini. Pejuang-pejuang tahun 1945 bahkan sebelumnya, banyak lahir dari kabupaten yang terletak di sisi barat pegunungan  Menoreh ini. Sebut saja WR Supratman, seorang tokoh pahlawan pencipta lagu Indonesia  Raya, yang hingga saat ini lagunya menjadi lagu kebanggaan kita bersama. Pejuang lainnya antara lain Ahmad Yani, Urip Sumoharjo, Sarwo Edhie Wibowo, Kasman Singodimejo, Nicolas Driyakara dan masih banyak lainnya. Tentulah, sangat mungkin kabupaten ini dijuluki sebagai “bumi pahlawan”. Namun sayangnya, sedikit sekali informasi yang dapat digali tentang pejuang ini. Memang, kita bisa dapat jumpai monumen-monumen para pejuang ini di Purworejo ini, yang mempercantik kabupaten ini. Namun, alangkah baiknya didirikan sebuah museum yang mengupas tuntas informasi tentang para pejuang pejuang di “bumi pahlawan” ini. Hal ini akan menambah destinasi wisata, sekaligus mengenang sejarah di Purworejo ini. Bung karno pernah berkata: “ Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri”.


Bumi pahlawan yang menawan ini, tak hanya menyuguhkan wisata sejarah. Wisata religius juga dapat kita jumpai di sini. Masjid Agung Darul Muttaqin, masjid tua yang dibangun sekitar tahun 1834 M ini dibangun dengan arsitektur gaya jawa dengan atap masjid tumpang tiga. Di masjid yang terletak di barat alun-alun Purworejo, dapat kita jumpai sebuah bedug yang konon terbesar di dunia. “Bedug Pendowo”, selain terbesar juga menyimpan sejarah cerita yang cukup panjang. Bedug ini terbuat dari pangkal pohon jati yang berukuran besar dan bercabang lima dari dukuh Pendowo. Diameter bedug hampir mencapai 2 meter yang terbuat dari satu kayu utuh tanpa disambung. Selain masjid ini, di sisi timur alun-alun Purworejo dapat dijumpai gereja Belanda dengan arsitektur Eropa yang dibangun pada tahun 1879. Kedua tempat ibadah yang berhadapan ini membuktikan kerukunan umat beragama di kabupaten ini terjalin dengan baik dan harmonis. Di bagian selatan terdapat tempat peziarahan umat Katolik yang bernama Gua Maria Sang Kendhi Kencana. Gua Maria ini terletak di Desa Ketangi, Purwodadi. Keharmonisan hidup beragama di Purworejo memang tidak dapat disangsikan lagi. Selanjutnya, di daerah Butuh juga terdapat Gereja Kyai Sadrach, gereja kristen jawa tua yang berarsitektur seperti mushola. Keharmonisan ini akan melahirkan sebuah budaya adiluhung yang terus dilestarikan.


Budaya adiluhung yang juga sampai saat ini masih lestari adalah tari ndolalak. Penamaan ndolalak sendiri berawal dari notasi yang dinyanyikan oleh para serdadu Belanda yaitu do-la-la. Ndolalak mengalami perkembangan yang cukup pesat, bahkan kabupaten sekitar Purworejo memiliki nama sendiri untuk tarian ini seperti angguk dan bangilun. Pada awalnya, penari ndolalak adalah kaum pria. Namun, seiring perkembangan tari, ndolalak lebih banyak ditarikan oleh kaum wanita. Tari ndolalak sudah terkenal hingga ke mancanegara sebagai ikon kabupaten Purworejo dan Jawa Tengah.  Bahkan, kesenian tradisional ini sudah dipatenkan menjadi kesenian khas kabupaten Purworejo. Sungguh membanggakan dan patut dilestarikan.



Pelestarian juga bukan hanya dapat dilakukan di bidang budaya. Pelestarian juga harus dilakukan terhadap alam Purworejo. Apabila dilihat dari bentang alam di kabupaten ini, kabupaten ini sangat beragam topografisnya. Kabupaten yang dibatasi pegunungan serayu di bagian utara, pegunungan menoreh di bagian timur, serta dataran rendah yang berbatasan dengan samudera Hindia ini, menyuguhkan aneka wisata alam yang belum dikelola secara maksimal. Di bagian utara kabupaten ini, terdapat curug seperti curug muncar yang luar biasa cantiknya, curug kaliurip dan berbagai curug yang masih perawan. Di bagian timur, juga terdapat curug siklotok, curug silangit, curug gunung putri, dan curug-curug lainnya. Di sisi timur kabupaten ini, terutama daerah Kaligesing dapat dijumpai sentra peternakan etawa. Etawa merupakan kambing jenis ras Kaligesing yang sudah sangat tersohor. Di daerah Kaligesing ini, dapat kita jumpai wisata gua Seplawan. Sebuah gua nan indah yang pernah ditemukan arca emas 22 karat setinggi 9 cm. Arca  ini diyakini sebagai arca Dewa Siwa dan Dewi Parwati. Di Kota Purworejo sendiri terdapat taman kota sekaligus hutan kota yang bernama Geger Menjangan. Dari sini, kita dapat saksikan keindahan kota Purworejo dari ketinggian bukit. Satu lagi tempat wisata yang lagi hits di kalangan media sosial. Adalah gunung kunir,Gunung kunir ini menyuguhkan keindahan panorama dari ketinggian pegunungan menoreh. Di sini kita dapat melihat perkasanya gunung sumbing, sindoro, merapi, merbabu, hingga gunung slamet. Sungguh nikmat yang diberikan Tuhan sang Maha Pencipta, membuat kita tak henti-hentinya mengucap syukur.

Kenikmatan serta keindahan alam, juga dapat kita rasakan di bagian selatan kabupaten ini. Puluhan kilometer pantai di sepanjang selatan kabupaten ini sangat indah. Pantai jatimalang, sebagai primadona utama masyarakat Purworejo dari dahulu hingga sekarang. Selain itu, kita juga dapat menjadikan pantai ketawang, pantai jetis, pantai jatikontal, dan pantai Keburuhan sebagai alternatif destinasi wisata pantai. Pantai yang luas dengan pasir hitam serta deburan ombak yang besar menambah rasa syukur kepada Tuhan. Saatnya, pantai-pantai ini mulai berbenah dengan penambahan fasilitas agar wisatawan menjadi nyaman dan terus menerus ingin mengunjungi pantai ini.


Slogan Go agriculture memang cocok diterapkan di kabupaten ini. Bentang alam yang indah serta dilewati sungai bogowonto dan anak sungai lainnya, menyebabkan kabupaten ini sangat subur dengan aneka hasil pertanian dan perkebunan. Durian dan manggis menjadi trade mark kabupaten ini. Tak heran setiap musim buah ini, di jalan-jalan banyak penjual penjual musiman yang mencoba menambah pundi-pundi rejeki dengan berjualan. Selain pertanian, kabupaten ini juga kaya akan kuliner khas daerah. Dawet ireng, clorot, geblek, klanting dan masih banyak lagi makanan khas daerah yang mengutamakan pangan lokal. 
  

Ya inilah kabupaten Purworejo. 

Keindahan bumi Purworejo ini, tidak sering dipublikasikan ke khalayak umum. Padahal, sekarang sudah muncul tempat-tempat wisata baru di Purworejo. Sunguh beruntung jika pemerintah kabupaten atau pihak swasta bisa bekerjasama dengan tiket.com dan travel.detik.com, sehingga referensi wisata untuk masyarakat semakin bertambah. Semoga pariwisata di Indonesia khususnya Purworejo bisa maju dan bersaing dengan daerah lain di Indonesia bahkan di Luar Negeri. 

Tak banyak yang dapat saya katakan untuk menggambarkan menawannya kabupaten ini. Bila tak percaya, silakan kunjungi sendiri kabupaten Purworejo Berirama, Bumi Pahlawan yang Menawan tapi Banyak Dilupakan).







Kubuat peta tempat wisata Purworejo sesuai pengembaraanku, maaf apabila ada kesalahan.







saran dan kritik bisa lewat komen di bawah blog ini. maturnuwun. 
AMBIL CUCIAN DI RUMAH BU SUKAESIH, CUKUP SEKIAN DAN TERIMAKASIH!
KUE CUCUR DUWEKE PAK BAYU, MATUR TENGKYU!!


#detiktravel #tiketcom

REFERENSI
www.googleimage.com 

Penulis: Fajar Adinugraha
fadinugraha@yahoo.co.id


Continue Reading

Lomba Daur Ulang Sampah "GREENJECT 2017"


Universitas Kristen Indonesia akan menyelenggarakan Lomba Kreativitas  Daur Ulang Sampah dengan tema “GREEN-JECT 2017”. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam mengatasi limbah terutama sampah dan barang bekas menjadi hal yang bermanfaat. Lomba ini dibagi menjadi 2 kategori yaitu:
1. Kategori handicraft.
Merupakan kategori Green-Ject yang berkaitan dengan produk kerajinan tangan dari sampah atau barang bekas.
2. Kategori edukasi.
Merupakan kategori Green-Ject yang berkaitan media pembelajaran biologi yaitu dapat berupa alat peraga pengajaran biologi atau media lain yang mendukung pembelajaran biologi.
Ketentuan peserta
1. Siswa SMA, dengan ketentuan maksimum peserta adalah siswa kelas XII (14-18 tahun).
2. Kelompok maksimal 2 (dua) orang.
3. Kelompok didampingi oleh 1 (satu) guru pembimbing.
4. Buku panduan dan formulir di alamat gg.gg/greenject2017
5. Sekolah boleh mengirimkan lebih dari satu tim.
6. Kelompok hanya diperbolehkan mengirimkan satu jenis karya di salah satu kategori.
7. Kelompok diperbolehkan mengikuti lomba kategori lainnya.
8. Uang pendaftaran Rp 25.000,00 per karya
Narahubung:

Sisca 081282143671
Rita 089664534876
Bu Anna 081291035602

Email :
greenject2017@gmail.com
Ig:
@greenject2017
Deadline hardcopy 10 Oktober 2017, softcopy 12 Oktober 2017😊😊😊


Continue Reading

PRODUK-PRODUK BERBASIS BIOTEKNOLOGI DI INDOMARET DAN WARUNG SEKITAR KOST


















PRODUK-PRODUK BERBASIS BIOTEKNOLOGI
DI INDOMARET DAN WARUNG SEKITAR KOST

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Dasar-dasar Bioteknologi
Dosen pengampu: Siti Harnina Bintari
                           Enni Suwarsi Rahayu
                           Sumadi

Disusun oleh
1. Nurul Anisa (4401407051)
2. Fajar Adinugraha (4401407029)
3. Sri Lestari(4401407010)

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 
2010

Continue Reading

Variasi Ikan Cupang





















VARIASI IKAN CUPANG

Laporan Observasi
Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Praktikum Genetika
Dosen Pengampu Noor Aini Abibah, S.Si, M.Si
Parmin

Disusun Oleh :
1.     Sugeng Riyanto BU / 4401407006
2.     Sri Lestari / 4401407010
3.     Fajar Adinugraha / 4401407029
4.     Nurul Anisa / 4401407051
                    
Rombel : 02




JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2009


VARIASI IKAN CUPANG


I.  Latar Belakang
Genetika merupakan salah satu bidang ilu yang sejak dulu sudah menerik perhatian manusia. Genetika adalah ilmu yang mempelajari  cara sifat diwariskan karena dengan genetika dapat diketahui bagaimana transfer gen atau informasi biologi dari satu sel ke sel yang lain atau dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Genetika sebagai salah satu cabang Biologi di dalam perkembangannya tidak lepas dari cabang biologi yang lain atau bahkan dengan ilmu pengetahuan yang lain, sehingga kita kenal berbagai cabang genetika seperti genetika sel, genetika molekuler, genetika biokimia,  genetika kedokteran, dll.
Pendekatan genetika digunakan untuk mengungkap proses-proses biologi, sebagai contoh genetika molekuler digunakan untuk mengungkap berbagai fenomena kehidupan, misalnya fotosintesis, respon imun, kekerabatan dalam dan antar species makhluk hidup.Genetika banyak membantu dalam mempelejari evolusi, embriologi, sitologi, dan biosel. Genetika juga digunakan dalam berbagai ilmu terapan dalam menghasilkan produk. (Widianti, Tuti:2009)
Dalam trend budidaya ikan hias, variasi warna dan bentuk sangat mempengaruhi nilai dari suatu spesies ikan. Semakin unik warna dan bentuknya maka akan semakin tinggi nilai jualnya. Variasi warna dan bentuk itu dipengaruhi oleh variasi genetik.

Di sentra ikan hias, tampilan cupang hias (Betta sp) cukup menarik perhatian. Barangkali karena warnanya yang menarik. Dan belakangan ini satwa air ini sedang naik daun. Mungkin inilah satu-satunya ikan yang memiliki situs di internet terbanyak, yakni 27 buah. 
Penggemarnya pun tidak terbatas dari kelas gedongan saja, namun juga kaum pinggiran, mulai anak-anak hingga kakek-kakek. Di mana-mana orang mengoleksi dan berburu jenis (warna) baru.
Penggemarnya pun tidak terbatas dari kelas gedongan saja, namun juga kaum pinggiran, mulai anak-anak hingga kakek-kakek. Di mana-mana orang mengoleksi dan berburu jenis (warna) baru. Jika sudah begini jadinya, persoalan harga biasanya tidak masalah lagi. Apalagi kontes ikan ini kerap digelar di kota-kota besar oleh para penggemarnya. Bagi pemilik cupang yang memenangkan kontes, otomatis akan menaikkan gengsi sang pemiliknya dan mendongkrak harga jualnya. Keturunannya (anak cupang) juga bakal laku di pasaran dan untung sudah di depan mata.Cupang ini, khususnya yang jantan mempunyai bentuk tubuh yang langsing, proporsional, sirip yang panjang, dan warna yang lebih mengkilat. Oleh sebab itu tidak heran bila banyak yang ”jatuh cinta”.

II.    Tujuan
1.    Untuk mengetahui variasi warna sirip pada ikan cupang
2.    Untuk mengetahui variasi bentuk sirip ikan cupang.

III.   Rumusan Masalah
1.   Bagaimana variasi warna sirip ikan cupang?
2.   Bagaimana variasi bentuk sirip ikan cupang?

IV.   Manfaat
1.      menambah wawasan tentang variasi warna ikan cupang
2.      menambah wawasan tentang variasi bentuk ikan cupang
3.      memberikan pengetahuan karakter dan sifat ikan cupang
4.      memberikan ide berwirausaha ikan cupang

V.  Bahan/ Alat yang Digunakan
1.      Ikan cupang (Betta sp)  23 ekor
2.      Alat tulis
3.      Serok ikan
4.      Kamera digital

VI.    Cara Kerja
1.     Mengamati 23 ekor Betta sp.
2.     Menentukan variasi sifat  yang akan diamati antara lain bentuk sirip, warna sirip, warna         sisik tubuh, dan warna moncong.
3.     Mengamati sifat yang telah ditentukan dan mencatat dalam lembar pengamatan.

VII.   LANDASAN TEORI
a. Ciri Fisik Ikan Cupang
Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.
            Salah satu daya tarik cupang hias (Betta splenders) adalah banyaknya variasi bentuk sirip dan
aneka warna yang dipunyainya. Helai sirip cupang menjulang seperti selendang yang disebut juga
slayer. tulang sirip mencuat keluar dari helai sirip menambah variasi penampilan cupang hias.

b. Cara Berkembang Biak
Ikan ini berkembang dengan cara bertelur dan telurnya menempel pada substrat seperti akar tanaman, daun-daun atau serabut rapia.


Anatomi Eksternal Ikan Cupang
















VIII.        HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN































1.Tipe Sirip Butterfly
Disebut juga dengan nama serit bulan atau serit kapas. Semua sirip berbentuk lebar dengan
sirip ekor polos tanpa ada tulang sirip yang mencuat keluar. Apabila sedang mekar,
maka seluruh sirip akan saling menutupi sehingga berbentuk seperti bulan.


2. Tipe Sirip Cagak
Mirip dengan bentuk butterfly hanya saja sirip ekor terbelah dua di tengah sehingga
biasa disebut juga double tail. Pembelahan di tengah tidak selalu harus simetris.
Variasi dari tipe cagak antara lain tipe sirip berduri dan polos. Tipe cagak disebut
juga split tail. Apabila posisi sirip punggung sejajar dengan posisi sirip perut disebut
double tail super delta.

3. Tipe Serit Tunggal
Disebut juga comb tail karena tulang siripnya menjulur keluar membentuk ruas seperti
sisir. Bentuk sertit tunggal terlihat rapih.

4. Tipe Serit Silang
Bentuk ini tergolong langka karena peluang kejadiannya satu ekor di antara ribuan
anakan cupang. Karakter ini belum bisa dikembangkan untuk menjadi strain baru.
Serit silang disebabkan pembentukan dari tulang sirip ekor yang saling bertentangan.
sirip

5. Tipe Serit Ganda
Merupakan strain khas Indonesia, disebut juga ekor mahkota atau crown tail
atau ekor mahkota. Oleh International Betta Congres (IBC) terdaftar sebagai
kategori baru. Crown tail mempunyai ciri bagian ujung tulang sirip terpecah menjadi
2 atau 3 bagian.

6. Tipe Double ray
Tipe serit 2 pada perkembangan selanjutnya terbelah lagi menjadi serit 4 dan
seterusnya serit 8. Tipe serit 4 ada 2 macam yaitu berangkai dalam satu poros
(disebut fourth) dan model 2 poros (diistilahkan sebagai dua - dua, dirumuskan
sebagai DDR atau double - double - ray). Pada tipe serit terbelah 8 dirumuskan
sebagai DDDR atau  double - double - double - ray.

7. Tipe Highfin / Halfstand
Posisi sirip punggung berdiri tegak. Pangkal sirip punggung hampir sama
besar dengan pangkal sirip perut. Istilah highfin atau halfstand akan ditambahkan
pada penamaan cupang sebelumnya. Misalnya apabila tipe serit ini terdapat
pada cupang bertipe crown tail maka akan disebut crown tail halfstand.

8. Tipe  Halfmoon
Seluruh sirip saling menyatu membentuk setengah lingkaran atau separuh badan.
Posisi pangkal depan sirip punggung sejajar dengan pangkal sirip perut. Tipe
halfmoon kadang-kadang dijumpai terdapat pada tipe sirip cagak dan tipe butterfly.

9. Tipe Serit Balon
Tipe serit balon mirip dengan tipe serit ganda tetapi pada setiap helai siripnya
mengembang membentuk gelembung seperti balon. Cupang bertipe serit balon
berpenampilan sangat gagah sehingga seringkali dijuluki maskulin crown tail.

10. Tipe Merak
Tipe ekor serit merak sepintas mirip serit ganda, hanya berbeda pada panjang
ekor. Serit berekor pendek, mekar dan bulat. Sirip perut dan sirip punggung
lebih panjang jika dibandingkan dengan sirip ekor. Tipe merak disebut
juga peacock crown tail. 

Kriteria Penilaian Cupang Hias
Dasar penilaian cupang hias jenis Serit (Crown Tail) adalah terletak pada 3 faktor penting yaitu :
1. Bentuk Tubuh : proporsi, kerapihan sirip atas/bawah/ekor
2. Warna Tubuh : Dasar/solid, kombinasi, mascot. ·
3. Kesehatan & Mental : sehat, tidak cacat, pemberani (tidak bacul). Bentuk Tubuh : Faktor bentuk tubuh yang menjadi tolok perhatian adalah tubuh yang proporsional dan sirip/serit atas, bawah dan ekor rapi dan tidak patah.
Khusus untuk Serit pada ekor jika serit 2 semuanya harus 2 demikian juga untuk serit 4, tidak boleh ada serit yang tidak beraturan atau dikalangan hobist cupang biasa disebut dengan sirip Djie Sam Soe (2-3-4).
Serit cupang bentuk baru yang dikatakan langka adalah berserit 8 bahkan ada yang 16 serta Serit Silang atau dijuluki King Crown Tail.
Untuk jenis Halfmoon ekor harus membentang 180 derajat, bahkan saat ini sudah ada yang lebih dari itu atau disebut Over Halfmoon.
Untuk Jenis Double Tail bentuk ekor menyerupai gambar “love” dan bentuk ekor atas dengan bawah tidak boleh ada yang lebih besar harus proporsional dan simetris.
Warna :
Warna dibagi dalam 3 kelompok yaitu
1. Warna Dasar/Solid ; seluruh bagian tubuh dan sirip/fin harus memiliki satu warna yang sama, misalnya merah, biru, abu-abu (steel), hitam, kuning, putih.
Apabila pada bagian dasi (dorsal fin) membawa warna lain yang berbeda atau ada semburat warna lain dibagian tubuh/sirip maka tidak dapat dikatagorikan sebagai warna dasar.
2. Warna Kombinasi ; pada bagian tubuh atau sirip/fin memiliki perpaduan 2 atau lebih warna yang berbeda misalkan biru-merah, hitam-merah, merah-steel, hijau-merah, dll.
3. Warna Maskot ; sering juga disebut dengan Cambodian, pada tubuh ikan didominasi paduan warna merah keputihan ataupun warna lain seperti abu-abu, biru, dan hijau. Ada beberapa jenis ikan cupang hias memiliki warna langka dalam arti belum banyak terdapat di pasaran antara lain warna putih solid, kuning solid, mustard gas, purple gas marble (blantong), tricolor, dan warna tembaga (copper).
Pada jenis crown tail (serit) ikan yang memiliki warna bening pada siripnya (jenis butterfly) saat kontes seringkali di-diskwalifikasi oleh juri.
Sedangkan pada jenis Halfmoon dan Double Tail klasifikasi warna diatas termasuk jenis Butterfly diabaikan.
Ukuran Ikan. Umumnya dalam tiap kontes cupang hias di Indonesia yang dikelompokkan kedalam 3 kelompok ukuran panjang tubuh dan 3 kelompok warna, yaitu : Ø Ukuran Senior (ukuran tubuh 6 cm ke atas) : untuk warna dasar, kombinasi dan warna maskot; Ø Ukuran Yunior (ukuran tubuh 4 cm - 6 cm) : untuk warna dasar, kombinasi dan warna maskot; ukuran small; dan Ø Halfmoon & Double Tail : ukuran dan warna bebas. Walaupun kadang-kala ada penambahan kelas tambahan seperti kelas bebas (bebas warna/serit), bonsai/unik, betina, dan jenis Plakats yang saat ini mulai diminati. Cupang yang baik memiliki ekor lebar membentuk sudut 180 derajat dan memiliki serit tebal. Untuk jenis serit (crown tail) harus sama jumlah serit pada ekornya. Letak ekor seimbang dalam arti di tengah-tengah dan tidak menjorok ke atas/kebawah.

Warna : Hijau 
Ukuran : 3,5 (Medium)
Jenis Kelamin : Male













Warna : Abu-abu 
Ukuran : 3,5 cm (Medium) 
Jenis Kelamin : Male















Warna : Cooper 
Ukuran : 3,5 cm (Medium) 
Jenis Kelamin : Male














Warna : Merah
Ukuran : 3,5 (Medium)
Jenis Kelamin : Male














BETA DRAGON CROWN TAIL

















Asal-usul
Ikan ini, menurut data, telah dikenal dan dipelihara sebagian masyarakat kita sejak tahun 1960-an. Kala itu harganya masih murah dan pamornya sama dengan ikan hias lain. Variasi sirip dan warna saat itu belumlah semeriah dan seelok seperti sekarang. Begitu juga penggemarnya belum banyak dari kalangan gedongan.
Perubahan terjadi ketika tahun 1970 para importir memasukkan jenis cupang yang baru. Jenis yang masuk ada yang bersirip pendek dan panjang. Sirip pendek akhirnya dikenal sebagai cupang laga (aduan), dan yang bersirip panjang (slayer), sebagai cupang hias. 
Kedua macam cupang ini sama-sama agresif, namun yang berjenis panjang, lebih bisa dinikmati karena keindahan ekornya. Mungkin kalau sampai diadu, ekor yang indah itu akan rusak.
Kehebatan cupang ini adalah ia memiliki labirin yang membuatnya bisa bertahan hidup di air yang kadar oksigen terlarutnya minim. Maka mereka mampu hidup di rawa-rawa, persawahan dan air dangkal. Hidupnya berkoloni di perairan yang tenang, yang umumnya memiliki pH 6,5—7,2 dan suhu air 24—30 derajat Celsius.
Cupang ekor panjang, menurut catatan, amat dominan sampai 1990-an, sebelum budidaya yang dilakukan hobiis ikan cupang mampu menghasilkan jenis-jenis baru yang lebih cantik dan indah. Cupang hias generasi baru mempunyai ekor yang dihiasi tulang sirip yang menonjol. Bentuknya ada yang seperti duri panjang membentuk seperti sisir atau lazim disebut serit. Ada pula yang menggelembung seperti balon-balon kecil.
Sampai kini usaha budidaya ikan cupang masih terus berlangsung. Oleh sebab itu kemungkinan jenis-jenis baru bakal bermunculan. Buat penggemar, keberhasilan mendapatkan satu jenis baru yang mempunyai kelebihan dibandingkan dengan jenis sebelumnya adalah prestasi tersendiri. 
Cupang hias yang baik, secara umum, tubuhnya tidak cacat dan proporsional. Sirip-siripnya lebar dan panjangnya maksimal, rapi dan utuh. Begitu juga warna tubuhnya cemerlang dan bermental bagus. Sirip yang rapi dan utuh itu akan membuat ikan ini tampil anggun saat sedang agresif. 
Faktor mental yang tidak mudah ciut menentukan juga apakah ia tergolong jenis yang baik. Sebab dengan kondisi ”terjaga dan siap menyerang” itu membuatnya tetap bergaya walau disandingkan atau dihadapkan dengan lainnya. 
Kriteria cupang hias yang lebih spesifik, ketika beberapa tahun lalu agak sulit didefinisikan. Menurut pakar, hal itu karena banyaknya variasi dari hasil persilangan yang gencar dilakukan oleh para hobiis belakangan ini. Namun karena kerap diadakan kontes maka kini ada pembagian kategori berdasarkan warna dan bentuk sirip.
Menurut Irwan Sugandy, pakar cupang, ada kategori warna dasar (solid). Yang masuk golongan ini adalah cupang yang warna dan sirip-siripnya satu warna. Misal biru, merah, dan hitam. Cupang kategori ini terbilang sempurna jika seluruh warna tubuh dan sirip sama, cemerlang dan rata. 
Ada juga kategori warna kombinasi. Golongan ini biasanya mempunyai warna tubuh dan sirip lebih dari satu warna. Cupang kombinasi yang terbagus jika memiliki komposisi warna yang harmonis, di samping juga tubuh dan siripnya. Kalau terdiri dari tiga macam warna, cupang itu disebut three colour.
Kategori lain, tambah Irwan, adalah cupang maskot. Disebut maskot jika kepalanya putih dengan bercak-bercak merah. Warna tubuhnya putih atau keperak-perakan, dengan variasi bercak merah, biru, atau hijau. Sementara sirip-siripnya kombinasi merah putih; merah hijau; atau merah biru.
Ada juga kategori khusus, yakni cupang yang unik. Misalnya, yang ekornya terbelah (cagak) dan halfmoon. Cupang halfmoon, tergolong baru dikenal di kalangan hobiis Indonesia. Asal-usulnya ada yang menyebutkan dari Amerika Serikat, namun ada pula yang mengatakan dari Prancis.

Continue Reading